Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pohon Elektrik Serap Polusi Udara



Indonesia Bisa !!! ya, sebagai warga negara indonesia yang baik, pastilah kita optimis bahwa indonesia bisa menjadi negara maju, bukan sebuah hal yang mustahil, kita mempunyai segalanya di negara ini, salah satunya adalah anak-anak bangsa indonesia yang jenius, selain pak habibi masih banyak para anak bangsa indonesia yang bisa dikatakan cerdas atau jenius.

banyak dari anak bangsa ini yang berhasil melakukan penemuan-penemuan yang mutakhir, salah satunya adalah para mahasiswa dari Fakultas Tehnik Universitas Brawijaya Malang, Jawa timur yang menciptakan pohon electrik atau electric trees, yaitu pohon elektrik tenega surya sebagai solusi penyerapan polusi udara menggunakan silica aerogel. 

kelima mahasiswa itu bernama Muhammad Fatahillah, Hasan , Rosihan Arby Harahap, Lutfiyatul Maftukhah , dan Hafiz Tandiyanto Putra .

"Penemuan pohon elektrik ini berawal dari keprihatinan kami terhadap polusi udara yang disebabkan kebakaran hutan di sejumlah daerah di Tanah Air. Karena kondisi serupa terus terulang, kami terinspirasi membuat pohon elektrik ini," kata Ketua Tim Peneliti Pohon Elektrik Muhammad Fatahilah di Malang, Jawa Timur, Minggu (05/06/2016). (rm)

sistem kerja pohon elektrik ini dengan sistem respirasi yang terdiri dari silica aerogel berbentuk granul sebagai media absorbsinya. Fungsinya untuk menyerap dan mengendapkan CO2 ataupun polusi udara lainnya dan membiarkan udara bebas keluar melewatinya.

mengapa menggunakan silica aerogel, mereka menjelaskan bahwa "
“Dibanding zat lain yang berfungsi serupa, seperti karbon aktif dan zeolit, silica aerogel lebih besar daya serapnya. Prototype electrees ini memiliki 500 gr silica aerogel," ujar anggota tim yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem respirasi perangkat, Hafiz.

kelebihan lainnya adalah ketika silica aerogel telah menyerap CO2 sampai titik jenuh, maka hanya perlu dipanaskan untuk dapat digunakan kembali.


Penelitian ini masih terus di kembangkan, dan berharap bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk mengaplikasikan di jalan raya sebagai salah satu cara penanggulangan polusi udara di indonesia, karna semakin hari semakin banyak kendaraan sehingga meningkatkan polusi udara, khususnya di kota-kota besar. 


Malam Lailatul Qadar Menurut LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional )



"Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemulian," (QS. Al-Qadar; 1)

Malam lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia, bagi umat islam, betapa tidak karna malam tersebut ibadah yang dilakukan akan sama dengan 1000 bulan, oleh karena itu umat islam berlomba-lomba beribadah dalam 10 malam terakhir bulan ramadhan agar mendapatkan malam lailatul qadar.

menurut Dr Abdul Basit Muhammad salah satu ilmuan mesir, sebenarnya NASA (The National Aeronautics and Space Administration)  telah mengetahui keistimewaan malam lailatul qadar, namun mereka enggan untuk mempublikasikan.

sama halnya seperti Dr Abdul Basit Muhammad, mantan ilmuan nasa juga mengungkapkan bahwa pada malam tersebut terjadi perbedaan. Pada malam itu biasanya Bumi memiliki 10 ribu bintang dan 20 meteor yang menabrak Bumi.

Namun menurut Thomas Djamaludin kepala LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), tidak ada tanda-tanda fisik yang jelas pada malam lailatul qadar. 

"Ada yang mengatakan pada malam lailatul qadar ada tanda-tandanya, namun menurut saya sebenarnya tidak ada tanda-tandanya. Orang yang mengatakan malam itu langit terlihat cerah sekali, tidak ada angin, itu sulit untuk dibuktikan, dan sulit untuk dijadikan tanda," paparnya kepada Okezone, Jumat (1/7/2016).

menurutnya malam lailatul qadar hanya bisa di rasakan oleh personal, mungkin ia merasakan sangat senang sekali sehingga merasakan cuaca di langit sangat terang sekali, angin sangat tenang sekali, itu lebih ke arah nuansa hatinya.

sedangkan mengenai hujan meteor, itu hanya peristiwa ketika bumi memasuki gugusan debu-debu antar planet. dan tidak secara tiba-tiba muncul sehingga itu hanya bagian dari interprestasi. Ia juga mengatakan bahwa keistimewaan lailatul qadar bisa didapat akibat akumulasi ibadah dari pribadi seseorang.

oleh karena itu begitu istimewanya malam lailatul qadar, tak ada seorang yang mengetahui kapan tepatnya malam tersebut tiba. 







Science

»

Tips

»